Saturday, March 10, 2012

Analisis Regresi dengan Menggunakan Data Panel



Dalam melakukan Analisis Ekonometrika khususnya regresi, terdapat 3 jenis data yang dapat digunakan, yaitu: data time-series, data cross-section, dan data panel. Pada data time series, satu atau lebih variabel akan diamati pada satu unit observasi dalam kurun waktu tertentu. Sedangkan data cross-section merupakan amatan dari beberapa unit observasi dalam satu titik waktu. Perlu ditekankan, Tiap jenis data punya kegunaan dan konsekuensi dari penggunaan data yang berbeda satu sama lain.

Nah, data panel (panel pooled data) sendiri merupakan gabungan data cross section dan series. Dengan kata lain, data panel merupakan data dari beberapa individu sama yang diamati dalam kurun waktu tertentu. Jika kita memiliki T periode waktu (t = 1,2,...,T) dan N jumlah individu (i = 1,2,...,N), maka dengan data panel kita akan memiliki total unit observasi sebanyak NT. Jika jumlah unit waktu sama untuk setiap individu, maka data disebut balanced panel. Jika sebaliknya, yakni jumlah unit waktu berbeda untuk setiap individu, maka disebut unbalanced panel.

Menurut Baltagi (2005) dalam Fadly (2011), penggunaan data panel dalam regresi memiliki beberapa keuntungan, diantaranya :

1.                           Dengan menggabungkan data time series dan cross section, panel menyediakan data yang lebih banyak dan informasi yang lebih lengkap serta bervariasi. Dengan demikian akan dihasilkan degress of freedom (derajat bebas) yang lebih besar dan mampu meningkatkan presisi dari estimasi yang dilakukan.

2.                           Data panel mampu mengakomodasi tingkat heterogenitas individu-individu yang tidak diobservasi namun dapat mempengaruhi hasil dari permodelan (individual heterogeneity). Hal ini tidak dapat dilakukan oleh studi time series maupun cross section sehingga dapat menyebabkan hasil yang diperoleh melalui kedua studi ini akan menjadi bias.

3.                           Data panel dapat digunakan untuk mempelajari kedinamisan data. Artinya dapat digunakan untuk memperoleh informasi bagaimana kondisi individu-individu pada waktu tertentu dibandingkan pada kondisinya pada waktu yang lainnya.

4.                           Data panel dapat mengidentifikasikan dan mengukur efek yang tidak dapat ditangkap oleh data cross section murni maupun data time series murni.

5.                           Data panel memungkinkan untuk membangun dan menguji model yang bersifat lebih rumit dibandingkan data cross section murni maupun data time series murni.

6.                           Data panel dapat meminimalkan bias yang dihasilkan oleh agregasi individu karena unit observasi terlalu banyak.



Regresi data panel dapat dimodelkan sebagai berikut :


Dimana:

α       = Konstanta

β       = Vektor berukuran P x 1 merupakan parameter hasil estimasi

Xit    = Observasi ke-it dari P variabel bebas

αi      = efek individu yang berbeda-beda untuk setiap individu ke-i

Eit     = error regresi seperti halnya pada model regresi klasik.



Model persamaan diatas disebut one-way model atau model satu arah, karena hanya mempertimbangkan efek individu (αi) dalam model. Jika model juga mempertimbangkan efek dari waktu atau memasukka variabel waktu, maka disebut two-way model atau model dua arah dan secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut:
Dimana terdapat tambahan efek waktu yang dilambangkan dengan deltha yang dapat bersifat tetap ataupun bersifat acak antar tahunnya, selain dari keterangan yang sudah dijelskan sebelumnya.

Seperti halnya Regresi dengan menggunakan data Cross section, Regresi dengan menggunakan data panel pun memiliki tahapan yang pada dasarnya sama dengan yang sudah saya posting sebelumnya. Yaitu: Eksplorasi, Identifikasi, Estimasi, Pengujian signifikansi, Uji asumsi dan Goodness of fit model.

Namun, dengan menggunakan data panel, konsekuensinya adalah selain harus melewati tahapan tersebut, sebagai pembuat model kita harus juga melalui tahapan yang dapat dijelaskan oleh Gambar 1 berikut.

Gambar 1. Tahapan Regresi menggunakan Data Panel (Slide powerpoint Fadly, 2011)








Tahapan yang harus dilalui:

1.      Penentuan Model Estimasi – Terkait dengan model yang digunakan, Fixed or Random Effects?

2.      Penentuan Metode Estimasi

3.      Pengujian Asumsi dan Kesesuaian Model

4.      Interpretasi



321 comments :

«Oldest   ‹Older   201 – 321 of 321   Newer›   Newest»
Ferdian Fadly said...

@virgine: Waalaikumsalam, pada dasarnya outlier dapat diteksi melalui residual yang berlebihan...sehingga cara paling simple nya adalah setelah menghasilkan equation, proc> make residual series> kemudian pertimbangkan dan putuskan mana unit observasi yang harus dihilangkan ataupun dapat dipertahankan....

Unknown said...

ass, bang ferdi kalo dalam uji f restricted yg di pilih pendekatan PLS dan telah di uji dgn uji LM dan hasil yang di pilih pun pendekatan PLS . jadi hipotesis yg di pilih adalah PLS ?
tetapi hasil adjusted r square nya kecil itu kenapa yaa ?
dalam metode data panel apakah ada cara untuk outlier data ?
dan ada rujukan buku yang di gunakan ?
trims bang

Ferdian Fadly said...

Waalaikum salam..mbak muslimah...sesungguhnya kalau mbak pilih PLS,,tak ada bedanya dengan OLS, karena tidak mmperhatikan adanya perbedaan spesifik individu maupun waktunya....oleh karena itu,,,pendeteksian outliernya pun dapat dilakukan dengan cara-cara yang lazim digunakan ketia kita bermain dengan OLS,,,seperti boxplot...dll...

Unknown said...

kak, saya pakai common effect + period sur. nah period sur itu saya pakai karena di antara semua cm period sur yg ada 1 variable saya mempengaruhi.. jadinya saya butuh teori tentang period sur / tdk mas? makasih ^^

Ferdian Fadly said...

@hanna:common effect tetapi period SUR?sebaiknya periksa kembali hubungan vaeriabelnya mbak...ada yang perlu ditransformasi atau bagaimana....kalau boleh tahu datanya mengenai apa? seriesnya berapa banyak? cross sectionnya berapa banyak?

Anonymous said...

izin bertanya.
dalam buku agresti, untuk regresi logistik data panel tidak memerlukan uji asumsi klasik.
Tapi, apakah tetap perlu di uji multikol pada variabel penjelas?

Unknown said...

Anda memiliki masalah dalam penelitian, skripsi, tesis, dan disertasi anda?? Kami solusinya..
Kami menyediakan jasa konsultasi olah data statistik
Permasalahan anda akan ditangani dengan cepat oleh para profesional yang kompeten di bidang statistik dan ekonometri.
Software statistik yang biasa digunakan diantaranya
1. SPSS, 2. Stata, 3. E-views, 4. Lisrel, 5. Smart-PLS, 6. Program-R, dsb.

Tunggu apalagi.. Hubungi Kami..
Alkhwrizmi Consultan : 0812 7578 4200
Email : alkhwrizmi@gmail.com
http://alkhwrizmi.blogspot.co.id/

Unknown said...

Assalamualaikum, mau tanya mas. Apakah regresi data panel juga perlu statistik deskriptif di pembahasan?

Ferdian Fadly said...

@anonymous: asumsi multikolinearitas di logistik? menurut saya tetap harus mas....

@rendy Bayu : Jika memang dibutuhkan, menurut saya sah sah saja...misalnya kita data panel ni 33 provinsi,,,sah sah saja kan kalau kita deskripsikan, gambaran variabel tersebut di 33 provinsi, bahkan boleh boleh aja kita buatkan peta untuk memperindah analisisnya...

sutikno said...

Assalamualaikum,
Pak saya mau bertanya mengenai data panel ini, bagaimana ya pak kalau ada data yang hilang, misalnya penelitian saya utk data time series dari tahun 2010-2014 dan obyek yg saya gunakan berjumlah 17, dgn 6 var. prediktor dan 1 var. respon. masalahnya utk obyek ke-5 dan 6 (prediktor ke-4) pada tahun 2010 sampai 2013 datanya tidak ada, apakah data yang saya gunakan ini masih tergolong data panel atau bukan ? terima kasih pak.

Ferdian Fadly said...

Waalaikumsalam...data yang digunakan disebut unbalanced panel,,,,bisa di running juga...untuk data yang tidak ada ditulis NA .... atau kembali lagi ke balanced panel, dengan menghilangkan observasi 5 dan 6 seluruh tahunnya atau tidak menggunakan variabel ke -4

Unknown said...

saya retno
mau bertanya kalau sy meneliti kinerja tahun ini yg didapat kompensasi nya tahun dpn (T+1) cara memasukan datanya bagaimana ya?
terimakasih

Unknown said...

sy retno
kalau sy meneliti kinerja karyawan tahun ini dapat kompensasi tahun depan (T+1) bagaimana cara memasukan datanya?

Ferdian Fadly said...

@retno: ketika regresinya nanti bisa dimasukkan kondisi sebelumnya...misalnya nih ya y=c+b*y(-1) kalau di spesifikasi modelnya bisa y c y(-1) ....masukkan datanya tetap biasa satu kolom y saja, misalnya (nb: meskipun ini seharusnya bisa jadi dynamic panel nantinya)...kemudian mungkin ada kepentingan untuk forecast, nanti setelah estimate biasa dulu, ada pilihan untuk forecast nya (nb: tahunnya ditambahkan satu dulu)

Unknown said...

saya regina
saya mau nanya ke mas ferdian
model regresi saya ada 3 variabel bebasnya
untuk variabel Y sana ln kan, 2 variabel bebas saya ln kan, tapi ada 1 variabel bebas yg tidak saya ln kan karna ada data yg bernilai 1
model regresi seperti itu bisa dilakukan tidak?
terima kasih

Ferdian Fadly said...

@regina: sebenarnya sah sah saja....tetapi alasannya bukan karena ada data yang nilainya satu juga....ada dasar ilmiah juga mungkin....toh ln 1 kan ada nilainya yaitu nol...kecuali dia bilangan negatif, baru gak bisa di ln kan.... untuk transformasi ln, sila baca buku gujarati di bagian transformasi

Unknown said...

Mas bro, kalau jumlah N nya sebanyak 28 kira-kira bisa di regres tidak?
Makasih

Anonymous said...

selamat siang mas, saya sugi, ingin bertanya
saya masih kurang paham tentang data panel
berdasarkan tulisan mas "data panel (panel pooled data) sendiri merupakan gabungan data cross section dan series. Dengan kata lain, data panel merupakan data dari beberapa individu sama yang diamati dalam kurun waktu tertentu"
nah bagaimana kalau kasusnya penelitian terhadap IPO tahun 2000-2002 dimana setiap tahun perusahaannya akan berbeda
misalah tahun 2000 yang melakukan IPO perusahaan a,b,c tahun 2001 d,e,f dan 2002 g,h,i,j apakah data tersebut masih dikatakan data panel
mohon pencerahannya mas
terimakasih

Sugi Purnama said...

Assalamualaikum mas
Saya masih kurang paham dengan data panel ini. Jika kasusnya analisis IPO dari tahun 2000-2012 apakah masih dikategorikan dalam data panel
Karena prusahannya berbeda2 tiap tahun
Misal tahun 2000 yg melakukan ipo perusahan a,b,c tahun 2001 perusahaan d,e,f,g dan tahun 2002 h,i
Mohon pencerahannya mas
Terimakasih

Ferdian Fadly said...

@alfian riza:
Mas bro, kalau jumlah N nya sebanyak 28 kira-kira bisa di regres tidak?
Makasih
Jawab : Bisa, tetapi bisa dan layak sebuah kata sifat yang beda ya

@Anonymous said...
selamat siang mas, saya sugi, ingin bertanya
saya masih kurang paham tentang data panel
berdasarkan tulisan mas "data panel (panel pooled data) sendiri merupakan gabungan data cross section dan series. Dengan kata lain, data panel merupakan data dari beberapa individu sama yang diamati dalam kurun waktu tertentu"
nah bagaimana kalau kasusnya penelitian terhadap IPO tahun 2000-2002 dimana setiap tahun perusahaannya akan berbeda
misalah tahun 2000 yang melakukan IPO perusahaan a,b,c tahun 2001 d,e,f dan 2002 g,h,i,j apakah data tersebut masih dikatakan data panel
mohon pencerahannya mas
terimakasih
Jawab: data panel merupakan data cross section beberapa observasi yang diamati selama beberapa periode,,,observasi nya jelas harus sama antar periodenya...Jadi data perusahaan tentang IPo bukan merupakan data panel

Unknown said...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

Unknown said...

Selamat sore, saya Nadiah, mahasiswa tingkat akhir yang sedang melakukan penelitian tesis. Saya menggunakan panel data, setelah dilakukan pengujian uji chow, didapat model terbaik yaitu fixed effect model. Saya ingin menanyakan mengapa di fixed effect model tidak bisa dimasukan variabel dummy (karena yanng keluar tulisan near singular matrix). Saya menggunakan dummy utk membedakan antara Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Jumlah BUS 10 buah dan UUS 15 buah.

Pertanyaan kedua, untuk pengujian uji hausman, model yg saya dapatkan nilai probablity nya 1.0000 . Mengapa demikian ya mas? Kira-kira masalah apa yang terjadi? Terima kasih.

Unknown said...

Selamat sore, saya Nadiah, mahasiswa tingkat akhir yang sedang melakukan penelitian tesis. Saya menggunakan panel data, setelah dilakukan pengujian uji chow, didapat model terbaik yaitu fixed effect model. Saya ingin menanyakan mengapa di fixed effect model tidak bisa dimasukan variabel dummy (karena yanng keluar tulisan near singular matrix). Saya menggunakan dummy utk membedakan antara Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Jumlah BUS 10 buah dan UUS 15 buah.

Pertanyaan kedua, untuk pengujian uji hausman, model yg saya dapatkan nilai probablity nya 1.0000 . Mengapa demikian ya mas? Kira-kira masalah apa yang terjadi? Terima kasih.

Ferdian Fadly said...

@nadiah : perlu diingat bahwa fixed akan otomatis menciptakan dummy variabel lho...untuk mendapatkan koefisien dummy yang bersifat tetap (itu lha individual effect di model fixed)...

Siti Maulina Meutuah said...
This comment has been removed by the author.
Siti Maulina Meutuah said...

Maaf mas mau tanya. Untuk regresi panel pada model fixe effect perbedaan antara time dummy dengan time trend itu apa ya? apakah di model ada perbedaan? lalu estimasi parameter nya seperti apa? dan apabila menggunakan software, untuk mendapatkan model fixed effect time trend itu bagaimana mas? makasih mas sebelumnya

Unknown said...

Salam mas...saya sedang menghitung kapasitas pajak dengan data panel....untuk mengetahui nilai kapasitas pajaknya bukan hanya pengaruh variabelnya gmn yeah...terima kasih..

Unknown said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Ferdian Fadly said...

@Siti Maulina Meutuah said...Maaf mas mau tanya. Untuk regresi panel pada model fixe effect perbedaan antara time dummy dengan time trend itu apa ya? apakah di model ada perbedaan? lalu estimasi parameter nya seperti apa? dan apabila menggunakan software, untuk mendapatkan model fixed effect time trend itu bagaimana mas? makasih mas sebelumnya
jawab : kalau time trend, dilambangkan dengan t, isi angkanya itu t nya itu sendiri, akan muncul satu koefisien saja yang akan menceritakan trendnya, artinya setiap penambahan satu tahun akan menciptakan rata-rata penambahan sebesar....sementara yang dimaksud period effect itu adalah effect special yang terjadi pada saat itu,,,katakanlah ada 5 waktu dari 2011 sampai 2015...maka tiap tahun itu akan punya efek yang berbeda...misalnya ketika tahun 2013, rata-rata nya akan bertambah sebanyak sekian y satuan dibanidngkan period referncenya yaitu misal tahun 2011,,,dan efeknya itu akan berbedaa dengan yang dirasakan di tahun 2015, bisa itu lebih tinggi ataupun lebih rendah dibandingkan 2013 nya itu sendiri terhadap 2011...


October 22, 2016 at 12:32 PM
Melva Siboro said...
Salam mas...saya sedang menghitung kapasitas pajak dengan data panel....untuk mengetahui nilai kapasitas pajaknya bukan hanya pengaruh variabelnya gmn yeah...terima kasih..
@melva : apakah maksudnya memperediksi?

Unknown said...

Iya mas.memprediksi...apa dimasukkin lsg ke persamaannya dan yg gak signifikan diilangin,..?

Unknown said...

Iya mas.memprediksi...apa dimasukkin lsg ke persamaannya dan yg gak signifikan diilangin,..?

Ferdian Fadly said...

@melva: yapz...langsung dimasukkan angkanya ke persamaannya...ga signifikan bukan berarti ga ada pengaruh...pengaruhnya ada, tetapi tidak cukup bukti secara statistik....jadi variabel yang ga signifikan angkanya tetap dimasukkan....KECUALI running model kembali, tanpa melibatkan variabel yang ga signifikan ke dalam model...sehingga yang tersisa adalah variabel yang signifikan saja.... jadi pada intinya adalah, mana model terpilihnya,,,itulah variabel variabel yang harus diganti dengan angka angka sebagai dasar prediksinya mau itu signifikan atau ga signifikan...

Stella's World said...

Selamat pagi mas, apakah ada tutorial buat data cross section?

nananana said...

Kak mau tanya minimal berapa tahun ya data yg digunain kl huat data panel? Kl 3 tahun gitu bisa gak ya?

Unknown said...
This comment has been removed by the author.
Unknown said...

assalamu'alaikum. kak saya mengirimkan pertanyaan di email 07.5356@gmail.com terima kasih

Unknown said...

Halo mas,ada yg mau saya tanyakan
Dalam skripsi saya, saya menggunakan 4 variabel, 20 objek (Bank), datanya 5tahun
Apakan data saya kurang? Katanya dalam melakukan regresi n-30. Maksud saya apa per bank harus ada 30 data sehingga yang saya ambil laporan bulanan?

Ferdian Fadly said...

@fatimah : bisa

@ika : sudah saya bals
@najwa : ddalam walter ender memang tidak dinyatakan spesifik minimal 30, cuma contoh2nya menunjukkan hal tersbut....kemudian di berbagai statistik memang n>30 sering dikategorikan sudah cukup besar...kalau memang bisa ditambah boleh ditambah,,,tetapi inikan datanya mbaknya...20 bank diamati selama 5 tahun,, bukannya itu artinya sudah 100, atau sudah sangat mencukupi

Siti Maulina Meutuah said...

assalamualaikum. saya ingin bertanya untuk estimasi parameter fixed effect model, dimana bisa menggunakan lsdv, within estimator maupun first differencing. yang saya ingin tanyakan adalah kapan kita menggunakan lsdv ataupun witihin? apakah ada syarat atau ketentuannya? lalu sebenarnya apa perbedaan diantara keduanya? dan apakah hasil yang didapatkan akan berbeda?

Unknown said...

Video Uji Reliabilitas Cronbach Alpha Menggunakan EVIEWS
www.youtube.com/watch?v=YiMBKcvzkE4
WHATSAPP 085227746673
Analisis Dengan EVIEWS, LISREL, SPSS, AMOS, DLL

Multazimah Siregar said...

malam mas... mau tanya kalo penggunaan persamaan simultan pada data panel minimal panjang tahunnya berapa lama?
terima kasih

Unknown said...

assalamualaikum wr wb.
apakah dalam mengestimasi data panel juga melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu seperti uji multikolonearitas, heteroskedastisitas, otokorelasi dan normalitas atau boleh saja tidak ?

Ferdian Fadly said...

Waalaikumsalam...pengujiannya dilakukan pada model terpilih

Ferdian Fadly said...

@multazimah : kalau n saya cukup banyak,,,saya tidak akan menggunakan t yang panjang,,, saya tidak akan berani menambahkan simultanitas panel yang sudah kompleks dengan syarat stasioneritas panel ketika harus berhadapan dengan t yang panjang

badruddin said...

selamat siang mas ferdi
mau nanya mas, data saya data panel yang terdiri atas growth GDP dan inflasi quarterly indonesia dan malaysia
dimana ada lima data yang negatif karena pertumbuhannya minus

sdh saya olah dg fixed method hasil R2 negatif, kenapa ya? dan jika karena ada lima data yang negatif itu, bagaimana cara mengolahnya atau mengubahnya ke data positif?

terimakasih

Unknown said...

Mas fadly, assalamu'alaikum
saya putri mas, saya mau nanya: apakah pooled data termasuk regresi linier berganda? Kalau iyaa, bagaimana cara kerja nya ? Apakah bs memakai SPSS ? mohon bantuannya maas .. terima kasih

Ferdian Fadly said...

@BAdrudin : saya akan running dari data dasarnya,,,,ketimbang menggunakan growth GDP saya cenderung menggunakan log (GDP) nya...sementara ketimbang menggunakan inflasi,,,saya cenderung menggunakan log(IHK) nya...

@putri : sudah saya jawab via email

Januri said...

Ass..saya Januri mau tanya mwengenai penelitian saya yang menggunakan data tahun 2014 dan 2015 terhadap 40 kecamatan, dengan variabel Y (tanpa satuan), X1 (satuan %), X2 (satuan juta rupiah), dan X3 (tanpa satuan). Pertanyaanya:
1. Apakah data tersebut merupakan data panel?
2. Lebih baik menggunakan regresi data panel atau regresi berganda?
3. Apakah satuan variabelnya harus disamakan dahulu atau tidak?
4. Jika disamakan caranya bagaimana? (yang di LN semua variabel atau yang dalam bentuk % tidak usah di LN kan?
Mohon pencerahanya. Terimakasih atas jawabanya...

Januri said...

Ass..saya Januri mau tanya mwengenai penelitian saya yang menggunakan data tahun 2014 dan 2015 terhadap 40 kecamatan, dengan variabel Y (tanpa satuan), X1 (satuan %), X2 (satuan juta rupiah), dan X3 (tanpa satuan). Pertanyaanya:
1. Apakah data tersebut merupakan data panel?
2. Lebih baik menggunakan regresi data panel atau regresi berganda?
3. Apakah satuan variabelnya harus disamakan dahulu atau tidak?
4. Jika disamakan caranya bagaimana? (yang di LN semua variabel atau yang dalam bentuk % tidak usah di LN kan?
Mohon pencerahanya. Terimakasih atas jawabanya...

Unknown said...

Ebook Data Panel EVIEWS 9
Merupakan Tutorial Data Panel Menggunakan EVIEWS 9 Terdiri Data Panel Dan Data Panel Dengan Koefisien Cross Section Yang Dilengkapi Uji Chow, Hausman, LM Dan Asumsi Klasik Regresi Meliputi Multikolinieritas, Heterokedasitisitas, Autokorelasi.
Link Download
goo.gl/xhb133
goo.gl/Y3NIjq

Unknown said...

Assalammualaikum mas ferdi. Saya sedang menyusun skripsi, kriteria pengambilan sampel saya ternyata hanya mencapai 20 observasi, yakni 4 perusahaan dalam kurun waktu 5 tahun. Data sudah jenuh dan tidak bisa ditambah lagi. Saya bingung, karena untuk menguji random katanya cross sectionnya kurang. Jadi hanya bisa uji common dan fixed saja. Setelah d uji hausman model yang baik adalah common. Namun hanya sebatas bisa diuji hausman saja. Apakah seperti itu dieprbolehkan? Apakah datanya masih layak diolah? Terimakasih mas.

Mawa said...

Assalamualaikum mas, saya mahasiswa yg lagi nyusun tugas akhir nih mas. skripsi saya tentang pengarus rasio keuangan terhadap pertumbuhan laba. Saya sudah menyusun skripsi saya sampai bab3, tetapi di bab tsb saya hanya mencantumkan analisis regresi berganda saja mas, karena menurut berbagai sumber yang saya baca seperti itu. Tetapi dosen pembimbing saya menyuruh saya memasuka analisis data panel juga. Apa perlu untuk menguji rasio keuangan tergadap pertumbuhan laba tsb menggunakan data panel? Mohon dengan sangat bantuannya mas. Terima kasih.

Ferdian Fadly said...

#Januri :
1. Apakah data tersebut merupakan data panel? ya bisa dikatakan demikian
2. Lebih baik menggunakan regresi data panel atau regresi berganda?
dicobain dulu aja

3. Apakah satuan variabelnya harus disamakan dahulu atau tidak? tidak harus

4. Jika disamakan caranya bagaimana? (yang di LN semua variabel atau yang dalam bentuk % tidak usah di LN kan?
dalam persen tidak saya ln kan

@gista : dalam menetapkan fixed, random dan common,,uji itu bagi sebagian orang hanya alat bantu saja..sila dibaca buku baltagi

@mawa: sudah saya balas via email

Unknown said...

Anda Kebingungan Dan Kesulitan Menyelesaikan Skripsi, Tesis, Disertasi
Karena Pusing Mikirin Olah Data Analisis Statistika Dengan SPSS, AMOS
LISREL, EVIEWS, SMARTPLS, DEA
Serahkan Dan Percaya Kepada Kami.
Kami Siap Bantu Anda.
Olah Data Semarang (Timbul Widodo)
WA : +62 852-2774-6673
IG : olahdatasemarang

Unknown said...

salam, saya baru belajar eviews, namun baru akan mengolah data panel pada langkah open ==> as Equation muncul tampilan insufficient number of observation!.. itu kenapa yah? penelitian utk 3 tahun dgn sample 33 perusahaan

Ferdian Fadly said...

boleh lihat datanya unknown

kaniarizer said...

Assalamualaikum mas, saya Kania, saya sedang menyusun tesis, data sampel yang saya gunakan adalah data panel (selama 5 tahun pada 40 perusahaan), tapi variable Y saya dummy, dari buku2 dan jurnal yg saya baca, penelitian dgn variabel Y dummy menggunakan regresi logistik. Yg ingin saya tanyakan :
1. Apakah regresi logistik data panel bisa diuji jg dengan uji hausman ? Karena yg saya tangkap dari postingan mas fadly ini hanya digunakan untuk regresi linier

2. Untuk refrensi buku regresi data panel siapa pengarangnya ya mas ? Karena saya susah menemukan refrensi buku nya

Terima kasih

Ferdian Fadly said...

regresi logistik data menggunakan data panel, saya menggunakan stata....http://www.stata.com/manuals13/xtxtlogit.pdf

Anzhila Rahma Arifana said...

assalamualaikum kak, saya Anzhila, saat ini sedang menyusun skripsi dengan data panel. saya mencoba menganalisis IPM dgn jumlah data 5 tahun dan 35 daerah. yang ingin saya tanyakan, mengapa saat pengujian normalitas, nilai JB saya 7.858 dan probabilitasnya 0.01. apakah data saya sudah lulus pengujian normalitas? karena yg saya tau syarat lulus uji normalitas adalah nilai JB atau probabilitas diatas 0.05. lalu mengapa saat saya mencoba untuk memasukkan variabel dummy kota dan kabupaten (kota=1 kabupaten=0) pada model FEM selalu gagal dan muncul dialog box "near singular matrix"? apakah itu tandanya saya tidak dapat memasukkan variabel dummy? terimakasih sebelumnya kak :)

Ferdian Fadly said...

@anzhila: saya balas via email

Anzhila Rahma Arifana said...

baik kak.. terimakasih :)

Unknown said...

selamat pagi mas mau nanya
saya mahasiswa akhir pengujian penelitian saya menggunakan eviews dengan data banyak observasinya (unbalance) kalo datanya gitu pengujianya gimna ya mas? bisa uji pakai OLS? lalu sebelum pengujiannya uji model common, fixed, random, hautsman, chow dlu? terimasih

Ferdian Fadly said...

@amalia : sama seperti balanced panel

Anonymous said...

Selamat malam..saya restika. Mau bertanya saya sedang menyelesaikan laporan kp saya dengan regresi data panel namun data saya bersifat tidak normal dan menurut beberapa referensi yg saya baca tidak perlu dilakukan uji asumsi klasik untuk normalitas dan autokorelasi.Namun saya bingung dengan hal itu apakah benar tidak perlu? Jika perlu apakah data saya harus dilakukan transformasi untuk mendapatkan data yang normal?

Ferdian Fadly said...

@anonymous : Pelanggaran asumsi merupakan hal yang sulit dihindari pada data panel. tetapi dapat diakomodir dengan melibatkan struktur varians covarians nya dalam proses estimasinya

Unknown said...

malam pak,,saya mau tanya skripsi saya gunakan data cross section apa dalam uji asumsi klasik bisa di gunakan semuanya ga ya? mohon di bals ya..

Ferdian Fadly said...

@priyan : saya tidak mengerti maksud pertanyaannya...lebih spesifik

Unknown said...

Anda Kebingungan Dan Kesulitan Menyelesaikan Skripsi, Tesis, Disertasi
Karena Pusing Mikirin Olah Data Analisis Statistika Dengan ANATES, SPSS, AMOS
LISREL, EVIEWS, SMARTPLS, DEA
Serahkan Dan Percaya Kepada Kami.
Kami Siap Bantu Anda.
Olah Data Semarang (Timbul Widodo)
WhatsApp : 085227746673
PIN BB : D04EBECB
IG : @olahdatasemarang

Ferdian Fadly said...

@olah data semarang : saya sudah cukup sabar ya...kalau mau cari duit jangan disini boss...

Unknown said...

Pagi mas, saya hadi , mahasiswa. Dosen saya awalnya minta data observasi sebanyak 50. Nah jadi saya kepikiran buat Buat jenis data panel dengan 10 Kabupaten dalam waktu 5 tahun. Dengan jumlah variabel 5-6. Nah yg saya tanyakan apakah mengelolah Data hanya pada Eviews? Selain itu saya bingung pada Bab 3. Metode Analisis data. Karena saya ga tau Apa - apa saja. Dosen saya cuma bilang setelah siap data nya kamu bisa melakukan uji A , uji B sampe Uji N. Apakah semua uji data saya coba yg berhubungan dengan data saya? Mohon pencerahannya mas. Terimakasih

Ferdian Fadly said...

@hasbul hadi : kalau pertanyaannya adalah apakah pengolahan data panel hanya dapat dilakukan oleh eviews? jawabannya tidak...karena banyak juga software lain kan...ada R, stata dan sebagainya....tetapi kalau pertanyaannya adalah apakah pengolahan data panel dapat dilakukan cukup dengan eviews,,,jawabannya ya bisa jadi...

Anonymous said...

Selamat siang mas ferdi, saya delfa. Saya bingung maksimal mas. Nanya sedikit boleh ya hehe.
Mas, saya lg skripsi dan pengolahannya menggunakan data panel. Hasil persamaan regresinya konstantanya negatif.
Y= -11.1 + 0.2 A + 0.1 B -0.1 C
Cara baca A nya apakah: jika ada kenaikan A sebesar 1 satuan (var lain konstan) maka "Y akan mengalami kenaikan sebesar 0.2"
Atau "Y akan mengalami menurunan sebesar 0.2" ?
Saya tanya dosen jawabannya beda2 dan cari bukunya nggak ketemu untuk menjelaskan konstanta yg negatif. Terimakasih :)

Ferdian Fadly said...

@anonymous :Cara baca A nya adalah jika ada kenaikan A sebesar 1 satuan X (var lain konstan) maka "Y akan mengalami kenaikan sebesar 0.2 satuan si Y nya.

Konstanta negatif--> artinya Y sama dengan -11,1 satuan Y, ketika semua variabel bebas bernilai 0...meskipun demikian kondisi tersebut sulit dan mendekati mustahil untuk terjadi...misalnya y = PDRB...sementara X nya tenaga kerja...ee..konstanta nya negatif..nah kondisi itu menunjukkan hal tersebut...mustahil, si X si tenaga kerja nya itu 0...sehingga kondisi Y si PDRB nya bernilai -11,1 menjadi hal yang mustahil juga untuk terwujud...

Unknown said...

Selamat sore mass.
Maaf sebelm nya mau bertanya.
Skripsi saya ini tntang 13 BUS, dri thn 2006-2016 lah saya memakai uji analis regresi berganda dengan metode time series jdi sya ambil langsng dri laporan keuangan di Bi? Dospem saya nyuruh buat data panel? Kalau menurut mas nya gmn ya? Soal nya data panel lebih rumit menurut saya. Ada pengaruh apa di antara data panel / time series? Dan data saya 13 bank menggunakan uji regresi berganda? Minta saran nya dong kak😭

Ferdian Fadly said...

observation : 13 Badan Usaha
Period : 2006 - 2016... 11 tahun
dengan kondisi data seperti itu, saya rekomendasikan hal yang sama dengan dosennya...coba running dengan step by step nya data panel aja, bisa ikuti video maupun tulisan di blog ini ya...toh panel juga regresi berganda tetapi menggunakan data panel...itu hanya jenis datanya saja...

planc said...

Bang Ferdy, Assalamu'alaikum wr wb.
Saya mw nanya Bang, bisa tolong kasih referensi (either book or journal) that tells the minimum number of sample size for panel data analysis??

Makasih sebelumnya Bang..

Ferdian Fadly said...

@planc ; Sejauh yang saya baca sih belum ada ya...

planc said...

To bang Ferdi,

Oh gitu ya Bang, terima kasih banyak infonya ya Bang.
Sukses terus ya Bang..


Salam Sukses

Ferdian Fadly said...

Sama sama bang planc

Anonymous said...

apa benar, kalau REM tidak perlu Uji asumsi klasik ?
bagaimana penjelasannya.
lagian ini kenapa eviews di tutorial terdapat tombol hetero tapi pas yang saya coba di laptop ga bisa..
jadi puyeng.. twing twing twing..
soal data, 5cs x 5ts = 25
nah saat saya coba di spss yg asalnya berpengaruh di eviews tapi jadi ga berpengaruh di spss..
pindah ke spss teh da ga sanggup pakai eviews, ajarin dong eviews udah kagok nulis spss di proposalnya.
eviews 9 sv
mohon bantuanya kang.

hatur nuhun...

Ferdian Fadly said...

@anonymous : sudah saya jawab via email

Anonymous said...

Siang Mas, saya mau tanya, kebetulan saya sedang ambil skripsi dengan data cross section dan time series 94 perusahaan 5 tahun, seharusnya analisis pakai data panel ya? Tapi apa boleh jika sy menggunakan analisis regresi sederhana (xnya 1)? karna dosen sy juga tidak menganjurkan untuk menggunakan data panel dan memperbolehkan menggunakan regresi sederhana mohon info pengaruhnya. terima kasih.

Ferdian Fadly said...

@anonymous : iya itu terserah penelitinya saja sih...datanya tetap menyebutnya data panel..tetapi sebenarnya model yang dibangun adalah pooled....artinya ya dikumpulkan saja datanya..analisanya tanpa mempertimbangkan waktu dan individualnya

Anonymous said...

Jd tidak masalah ya wlpn menggunakan regresi sederhana. Terima kasih jawabannya.

Ferdian Fadly said...

@anonymous : sama sama

Anonymous said...

Ka mau tanya lagi, jd data saya itu berupa rasio, hasil analisisnya data tidak berdistribusi normal tapi hasilnya signifikan. Mohon info bagaimana cara agar datanya bisa berdistribusi normal. Terima kasih

Ferdian Fadly said...

@anonymous:Mungkin hubungannya log-log

Agnia said...

assalamu alaikum,saya Rara saya mahasiswa semester 7 yang ingin mengangkat regresi panel sebagai judul penelitian. apakah regresi panel hanya bisa di gunakan dalam penelitian terkait ekonometrika? apa bisa kalau saya hubungkan dengan angka kematian bayi? mohon pencerahannya. R

Agnia said...

assalamu alaikum saya Rara mahasiswa semester 7 ingin mengangkat regresi panel sebegai penelitian saya. apakah angka kematian bayi bisa termasuk dalam regresi panel kak?

katadianrahayu.com said...

Maaf mas saya mau bertanya, saya lg deadline skripsi, jd gini saya meneliti perusahaan perbankan yg populasi 43 perusahaan selama 4th saya sudah pakai porposive sampling jadi 70 sampel namun hasilnya jelek sekali,tidak ada yg berpengaruh, setelah saya coba2 lagi dengan random pilih perusahaan yg menurut saya baik, itu saya dapatkan 40 sampel dengan 10 perusahaan selama 4th hasilnya baguss, saya mau bertanya apakah boleh regresi logistik menggunakan random sampling seperti yg saya lakukan? Skripsi saya datanya dari bei mengenai faktor2 yg berpengaruh terhadap variabel Y dan vaviabelnya dummy,mohon bantuannya ya mas,terimaksih

Ferdian Fadly said...

@raihana : bisa bisa saja

@dian : didefinisikan dari awal saja perusahaan yang diambil, karena alasan blablabla...

Ajeng said...

assalamualaikum kak,
penelitian saya menggunakan data panel dengan data time series 7 tahun (2009-2015) dan cross section pada 5 kabupaten. ketika import data muncul "insufficient number of observation". apa kekurangan data saya? sementara saya baca di kolom komentar, kak fadly hanya memakai cross section 6 kabupaten pada 5 tahun. makasih.
wassalamualaikum

Ferdian Fadly said...

@ajeng : variabel bebas nya ada berapa?

Unknown said...

masih belum terjawab nih, ada syarat jumlah observasi (Individu x Tahun) gak dalam data panel ? mohon dijawab kak, terima kasih

Unknown said...

ingin bertanya lagi, saya memakai 7 kabupaten/kota dengan rentang waktu 2009-2014 , variabel independennya ada 4 kak.. apakah memenuhi syarat? thnk uu

Ferdian Fadly said...

@lyo : ga ada syarat khusus sih...tapi cikal bakal lahirnya panel data ini adalah ketika pengolahan data time series dirasa sulit untuk mencari series jangka waktu panjang...di walter enders tidak disebutkan secara eksplisit tetapi sebagian besar contohnya menggunakan 30 series..dan sebagian uji statistik seperti uji t menggunakan batasan 30 sebagai batas pengujian menggunakan distribusi tertentu..(student t)...sehingga sering orang jadi berpatokan dengan angka sakral 30 tersebut...which means that your data consisting 7x6 years=42 observations is suitable enough. semoga menjawab

Ferdian Fadly said...

@olah data semarang : saya mohon untuk tidak mengiklan disini...blog ini saya dedikasikan secara GRATIS...mohon pemahamannya

Unknown said...

Mas ferdian perkenalkan saya nanda.sya mau tanya mas, saya kan meneliti 52 perusahaan dengan periode tahun 2010 sd 2016, jumlah variabel penelitian ada 5, nah pada tahun 2010, ada satu variabel yang tidak mempunyai nilai dikarenakan perusahaan belum go public dan nilai saham otomatis tidak ada, ada 20 perusahaan yg tidak menampilkan nilai saham di tahun 2010. Jadi apa yg harus saya lakukan, apakah saya harus mengahpus semua perusahaan di tahun 2010, atau hanya menghapus 20 perusahaan yang tidak menampilkan harga saham di thun 2010. Atau saya harus melakukan missing value dan trabsform data.makasih ya mas

Ferdian Fadly said...

@nanda : ada 2 opsi sih...
opsi pertama, kalau memang datanya tidak ada definisikan sebagai NA...data kamu jadi unbalanced panel...running seperti biasa...
opsi kedua, penelitiannya jadi 2011 - 2016...
dan kalau memang tidak ada suatu hal yang krusial yang harus diceritakan saya rekomendasikan opsi kedua

Payara P.AIN said...

SemarangTesis
Anda Butuh Bantuan olah data skripsi dan tesis
Segera Hubungi kami :
081 22 8 44 13 44

Ferdian Fadly said...

@Tama gochi... Go out from here...

Unknown said...

Ka mengapa data yang sudah di input tidak bisa di estimasi ya.. Malah muncul peringatan..

Unknown said...

Ass....saya afifah mau tanya mengenai penelitian saya yang menggunakan data tahun 2014, 2015, dan 2016 terhadap 21 kecamatan, dengan variabel Y (tanpa satuan), X1 (tanpa satuan), X2 (tanpa satuan), dan X3 (satuan juta).
Pertanyaannya:
1.Apakah data tersebut data panel?
2.lebih baik menggunakan regresi data panel atau regresi berganda?
3. Apakah satuan variabelnya harus disamakan dahulu atau tidak?
5. Jika disamakan caranya bagaimana?
Mohon pencerahannya. Terimakasih atas jawabannya.

Ferdian Fadly said...

@dina : peringatannya apa ya?
@ afifah : 1.Apakah data tersebut data panel? bisa jadi

2.lebih baik menggunakan regresi data panel atau regresi berganda?
regresi berganda menggunakan data panel....panel itu hanya jenis data saja koq....

3. Apakah satuan variabelnya harus disamakan dahulu atau tidak?
ga harus...

5. Jika disamakan caranya bagaimana?
bisa juga dengan menggunakan log untuk satuan uang juta rupiahnya...sehingga nanti koefisiennya akan menceritakan elastisitasnya

Anonymous said...

Selamat siang mas.
Saya mau nanya nih, kan setelah diuji, penelitian saya menggunakan fixed effect model (FEM) . Lalu pada variabel bebas saya, tidak ada yg memakai variabel dummy, apa bisa metode FEM digunakan pada penelitian sedangkan variabel saya tidak ada yg menggunakan dummy? Terimakasih

Ferdian Fadly said...

@ANONYMOUS : YA GAPAPA...fixed effect sendiri kan nanti ada dummy nya untuk menjelaskan karakteristik individu nya...atau disebut individual effect..kalau di eviews sudah otomatis dihasilkan...

Unknown said...

y = 0,3947x + 392932
R² = 0,0335
itu maksudnya gimana min?

Civvvvv_ said...

Assalamualaikum,

semoga dibalas
sebelumnya terimakasih blog ini sangat membantu saya

penelitian saya menggunakan data panel dan random effect model
saya mau bertanya, saya sudah mentransformasi data agar normal dengan log, tapi kenapa hasilnya masih tidak normal ya?

Unknown said...

Assalammu alaikum mas punten mau tanya,saya lagi membuat skripsi di bab 4 tentang hasilnya,saya menggunakan data panel,uji asumsi klasik saya lolos semua, hasilnya pun x.1 x.2 dan x.3 berpengaruh positif signifikan semua, akan tetapi yang ingin saya tanyakan adalah nilai kontansta saya itu negatif ( PEit=-26.790+0.118it+0.667it+0.036it)
Lantas intrepetasi nilai kontansta saya bagaimana yah mas,bingung kalo negatif begitu,gak masuk akal

Ferdian Fadly said...

Afrian Akbar said...
y = 0,3947x + 392932
R² = 0,0335
itu maksudnya gimana min?

# modelnya hanya mampu menjelaskan kurang dari 4 persen variasi yang terjadi pada y nya

October 2, 2018 at 12:53 PM
Asyifa Yandra said...
Assalamualaikum,

semoga dibalas
sebelumnya terimakasih blog ini sangat membantu saya

penelitian saya menggunakan data panel dan random effect model
saya mau bertanya, saya sudah mentransformasi data agar normal dengan log, tapi kenapa hasilnya masih tidak normal ya?

# yang di log kan cukup pada variabel yang variasinya terlalu besar, misal di daa yang satuannya dalam rupiah di saat yang lain persentase ataupun dummy...

November 10, 2018 at 8:58 PM
waldy fahmy said...
Assalammu alaikum mas punten mau tanya,saya lagi membuat skripsi di bab 4 tentang hasilnya,saya menggunakan data panel,uji asumsi klasik saya lolos semua, hasilnya pun x.1 x.2 dan x.3 berpengaruh positif signifikan semua, akan tetapi yang ingin saya tanyakan adalah nilai kontansta saya itu negatif ( PEit=-26.790+0.118it+0.667it+0.036it)
Lantas intrepetasi nilai kontansta saya bagaimana yah mas,bingung kalo negatif begitu,gak masuk akal

# untuk variabel tertentu seperti variabel ekonomi asumsi konstanta bahwa y nya akan sebesar konstanta tidak akan pernah terjadi, karena di saat yang sama X nya pun tidak akan pernah 0....

November 16, 2018 at 2:21 AM

Unknown said...

Aslm mas, sy mau nanya, dalam regresi berganda pakai panel, untuk ratio keuangan yang negatif,msh harus di masukin apa harus di keluarkan, tlg kalau ada referensi nya kalau ada,tks

Ferdian Fadly said...

@unknown : itu murni hak prerogatif penelitinya...ada yang malah dari batasan penelitiannya sudah disampaikan bahwa yang rasio keuangannya negatif tidak masuk dalam model...

mifty said...

mas, saya mau tanya bila dalam model saya melogaritma natural hanya data dengan satuan milyar, sedang yang satuannya indek tidak saya logaritma naturalkan apakah boleh? dosen saya bilang tidak boleh
model saya : jadi variabel independen saya : HDI (index), FDI (dalam dollar milyar), GSX (dalam dollar milyar), GEI (dalam dalam index)
variabel dependen saya GNI perkapta (dalam dollar milyar) yang saya log natrulkan : GSX, GNI dan FDI

Ferdian Fadly said...

@mifty : sebenarnya sah sah saja...referensinya ada di buku gujarati basic econometrics....kalau mau halamannya, boleh, coba saya kirimkan via email saja....tetapi memang saya sarankan untuk yang index juga di ln kan sekalian...biar dapat interpretasinya terkait elastisitasnya....

siva said...

Assalamualaikum ka
Maaf saya mau tanya, data penelitian saya setelah diuji model data panel yg pertama lebih cocok ke fixed effect, tapi setelah dilakukan uji hausman ternyata fixed effect bukan model yg terbaik bandingkan random effect ? Kalo seperti itu bagaimana ya ka?

Detik Trade . Emily said...

TRADING FOREX ONLINE
Penarikan paling Tercepat
Kamu bisa Trading dengan minimal Deposit Rp. 50.000 mengunakan bank lokal
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Kelebihan bertransaksi di DetikTrade
1. Teregulasi di FCA
2. DetikTrade memberikan Bonus Deposit awal 10%** T&C Applied
3. Perusahaan berdiri sejak 2017 telah mengalami perubahan platform lengkap dengan fitur2 analis dan teknikal trading
4. Deposit & Penarikan menggunakan BANK LOKAL BCA, BNI, BRI dan Mandiri
5. Anda juga dapat uang tambahan dari Bonus Referral 1% dari hasil profit tanpa turnover
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Segera bergabung dan rasakan pengalaman trading yang light, kunjungi website kami DetikTrade

Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
WA : 087752543745

Ferdian Fadly said...

@siva : random lebih baik...ketika hasil tidak berbeda signfikan antara fixed dan random

Vdw said...

Selamat siang, Mas Ferdi. Saya mau bertanya, dalam penelitian saya menggunakan data panel yaitu terdapat 3 perusahaan dan periode 2014-2017 (triwulan). Terdapat 3 variabel X, yang mana di variabel x1 dan y (satuan ribuan), x2 x3 (persen). Dosbing menyarankan untuk pakai spss saja.
Bagaimana cara menggunakan data regresi panel di spss?
Terimakasih:)

Vdw said...

Selamat siang, Mas Ferdi. Saya mau bertanya, dalam penelitian saya menggunakan data panel yaitu terdapat 3 perusahaan dan periode 2014-2017 (triwulan). Terdapat 3 variabel X, yang mana di variabel x1 dan y (satuan ribuan), x2 x3 (persen). Dosbing menyarankan untuk pakai spss saja.
Bagaimana cara menggunakan data regresi panel di spss?
Terimakasih:)

Unknown said...

Siang Mas Ferdi,
Saya Astri, izin bertanya dan mohon pendapatnya.
Saya sedang skripsi, data yang saya gunakan dalam penelitian skripsi saya ada data time series (berupa data angka rupiah) dan data kuesioner. Bagaimana untuk pengolahan data tsb ya mas?
Terima kasih sebelumnya. Semoga dibalas..🙏

Ferdian Fadly said...

pagi...
data angka rupiah tidak menggambarkan sama sekali data itu time series atau bukan....coba izin lihat ketersediaan datanya dulu via email...ke 07.5356@gmail.com

«Oldest ‹Older   201 – 321 of 321   Newer› Newest»

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons