Tuesday, January 31, 2012

Peran Pertumbuhan Ekonomi dan Intervensi Pemerintah di Bidang Fiskal Terhadap Kemiskinan, Pengangguran dan Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Indonesia Periode 2005 - 2008

Kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan distribusi pendapatan merupakan permasalahan utama yang dihadapi oleh negara sedang berkembang (NSB), tidak terkecuali Indonesia. Ketiganya saling berkaitan, sehingga upaya pengentasannya tidak bisa dilepaskan satu sama lainnya. Teratasinya ketiga permasalahan ini merupakan indikator penting keberhasilan pembangunan.  

Tujuan utama pembangunan bukan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi saja, melainkan juga pertumbuhan ekonomi yang mampu mengentaskan kemiskinan, menanggulangi ketimpangan distribusi pendapatan dan mengurangi tingkat pengangguran. 
Namun, berdasarkan fakta yang ada di Indonesia, kondisi yang terjadi mengindikasikan hal yang sama sekali berbeda. Pertumbuhan ekonomi tinggi, namun kemiskinan masih sulit teratasi dan distribusi pendapatan diindikasikan semakin timpang. 
Oleh, karena itu penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana sebenarnya peran dari pertumbuhan ekonomi terhadap permasalahan yang ada. Untuk memperkaya analisis, penelitian ini juga melibatkan intervensi pemerintah terutama di bidang fiskal dalam mempengaruhi permasalahan makroekonomi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menurunkan tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi menurunkan tingkat kemiskinan dan menyebabkan distribusi pendapatan lebih merata. Oleh karena itu, pertumbuhan harus dipacu terutama pada sektor yang padat karya khususnya sektor pertanian.

Metode analisis yang digunakan adalah model persamaan simultan dengan menggunakan data panel.  Kerangka model penelitian yang saya gunakan seperti terlihat di bawah ini:


Gambar 1. Kerangka Model Persamaan Simultan Peran Pertumbuhan Ekonomi dan Intervensi Pemerintah Terhadap Permasalahan Makroekonomi di Indonesia


Keterangan:
-->
HCI                             = Head Count Index (%) Atau Persentase penduduk miskin
PDRB                          = Produk Domestik Regional Bruto
TPT                             = Tingkat Pengangguran Terbuka (%)
Gini                              = Indeks gini ratio
C                                 = Konsumsi rumah tangga/ masyarakat
GEEH                          = Pengeluaran pemerintah fungsi kesehatan dan pendidikan
DAU                            = Dana alokasi umum
DAK                            = Dana alokasi khusus
Pajak                            = Pajak daerah
PPh                               = Pajak penghasilan
UMP                             = Upah minimum provinsi
Informal                        = Proporsi pekerja sektor informal(%)
AMH                            = Literacy rate, angka melek huruf
Inflasi                            = Tingkat inflasi (%)




Apabila anda tertarik untuk membaca tulisan ini secara lebih lengkap, dapat klik di sini



2 comments :

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA said...

I would like to thank you for the efforts you have made in writing this article
nice post, that's very interesting information thanks for sharing :)
I introduce a Economics student in Islamic University of Indonesia Yogyakarta

twitter : @profiluii

Anonymous said...

Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih atas tulisannya karena sangat menarik dan bermanfaat
Maaf saya ingin bertanya, di BAB III bagian penjelasan mengenai 3SLS dikatakan bahwa: " Jika hasil estimasi dengan menggunakan 3SLS tidak jauh berbeda dengan 2 SLS, maka hal ini mengindikasikan bahwa estimasi dengan menggunakan 3 SLS telah mencukupi"
Maksud dari kata "mencukupi" itu apa ya? Lalu referensi yang Anda gunakan buku apa ya?
Mohon bantuan & penjelasannya
Terima Kasih...

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons