Saturday, March 31, 2012

[Tutorial Eviews] Import data panel file Ms. Excell dan Estimasi dengan Eviews


Kebetulan beberapa hari yang lalu, ada teman yang bertanya bagaimana cara running model regresi yang menggunakan data panel dari Ms. Excell dengan menggunakan Eviews. Disini akan coba saya sampaikan secara singkat dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya…Lho…hahaha?? Sebenarnya pada Eviews sendiri banyak teknik untuk mengentri data, bisa secara langsung(Manual) ataupun dengan cara import data dari Ms.Excell. Namun khusus untuk data panel saya biasa melakukan import langsung dari Ms. Excell karena lebih cepat dan lebih mudah daripada input manual pada Eviews. Pada Eviews 6 yang saya gunakan, saya biasa mengimport  file Ms.Excell yang sudah berformat tahun 2003-2007.
Tahapan-tahapan import data panel dari Ms. Excell (Tersedia versi video disini) adalah sebagai berikut:
1.      Siapkan file Ms. Excell yang akan diimport, Simpan dalam format .XLS (format 2003-2007). Perhatikan susunan tabelnya. Provinsi i kemudian periode (t) nya bergerak, setelah selesai baru dilanjutkan kepada provinsi berikutnya begitu seterusnya. Contoh formatnya adalah sebagai berikut:

Data yang digunakan pada simulasi ini adalah data 30 provinsi yang diamati dalam rentang waktu 2006-2008, variabelnya dimisalkan saja Y, X1, X2 dan X3, seperti yang terlihat dibawah ini.

Setelah disimpan file Ms. Excell 2003-2007 nya jangan lupa ditutup filenya (atau save as ke format yang berbeda dari Ms. Excell yang akan diinput)
2.      Bukalah Eviews yang anda miliki, Kemudiaan pilih file >new >workfile

3.      Karena menggunakan data tahunan, maka frekuensinya dalam annual, dimulai dari tahun 2006-2008. OK

4.      Kemudian pada workfile, klik Object >New Object >Pool > tuliskan nama pool nya misal FERDI

Kemudian pada pool, identifikasikan observasi kita, tetapi dahulukan dengan menggunakan “_”, bisa berupa angka, bisa berupa tulisan, misalnya: _1,_2,…,_30 ataupun _NAD,_SUMUT,…,_PAPUA
5.      Setelah identifikasi, pilih opsi proc > import pool data

6.      Pada upper left data, isikan pada cell apakah input data dimulai (misal D2), kemudian identifikasi variabel yang digunakan (Note: akhiri identifikasi variabel dengan tanda tanya ?)

7.      Apabila input data panel benar, maka akan terbentuk data input pada workfile yang ditandai dengan x1_1 sampai x1_30, hingga y_1 sampai y_30
Note: Cek terlebih dahulu, apakah data sudah benar, apabila ada nilai yang tertukar, itu artinya kita salah dalam penyusunan tabel yang akan diinput pada Ms. Excell, perbaiki format struktur tabelnya (Back to Tahapan 1).
8.      Lakukan estimasi model sederhana. Caranya pada workfile klik pool Ferdi, kemudian pada pool pilih estimate.

Dependent Variable, isikan dengan y? (jangan lupa tanda tanya ya). Kemudian untuk Independent Variable nya, diisikan juga variabel nya dan jangan lupa diakhiri tanda tanya.
9.      Kemudian pada model estimasi nya dapat ditentukan apakah menggunakan fixed effects model ataupun random effects model.

Note: ada pilihan cross section dan ada pilihan period, coba baca kembali introduction dan model estimasi.
10.  Dan inilah hasil outputnya


Dimana ditunjukkan dari nilai Prob (f-stat) yang kurang dari 0.1 (sebagai overall test) bahwa dengan tingkat keyakinan 90 persen, minimal ada satu variabel yang berpengaruh signifikan terhadap variabel tidak bebas. Variabel yang signifikan ditandai oleh prob t-statistik (sebagai partial test) yang kurang dari 0.1. Sehingga dengan tingkat keyakinan 90 persen variabel yang signifikan mempengaruhi Y adalah variabel X1 dan X3. Dan model dapat menjelaskan 97,7 persen variasi yang terjadi pada variabel y (adjusted R-squared).

Sekian penjelasan Cara Mengimport dan Estimasi Regresi data panel dari file Ms. Excell, semoga bermanfaat dan sebelumnya dapat membaca terlebih dahulu introduction nya untuk konsepnya. Penjelasan mengenai pemilihan model estimasi terbaik akan dijelaskan kemudian…sampai jumpa lagi..=D..Ferdi Fadly

299 comments :

«Oldest   ‹Older   201 – 299 of 299   Newer›   Newest»
Ferdian Fadly said...

@atik : bukannya atik sudah share link nya disini?

@azizah : FE itu variabel dummy, mungkin maksudnya mbak adalah fixed effect akan menciptakan variabel dummy, yaitu dummy yang berisi karakteristik masing masing individu...justru bagus gak ada variabel dummya lagi di variabel bebas yang lain...biar tidak menciptakan singular matrix pada saat estimasinya...

Unknown said...

selamat pagi pak, saya uda ngikuti petunjuk bapak diatas tetapi pas mau diestimasi keluar pemberitahuan"near singular matrix" kenapa itu ya pak? apakah saya salah memasukkan data waktu di Cross Section Identifiers? apakah variabel y dibuat juga di Cross Section Identifiers? jawaban bapak sangat membantu saya. Terimakasih pak

Ferdian Fadly said...

@ Geby : bukan itu karena multikolinearitas....ada menggunakan variabel dummy ? kalau ada...coba ga digunakan...kemudian...variabel yang sangat berkorelasi dipilih salah satu saja....

Unknown said...

salam kenal mas, jika data unbalance panel data, na nya di input dimana apakah kita ketik lgs di exel atau kita kosongkan saja di excel? ketika di importkan datanya lgs tertulis NA apakah gitu mas? mohon masukkannya ttg unbalance data panel mas. mks

Ferdian Fadly said...

@tiara...sebaiknya dituliskan saja di Excel NA...jadi ketika tinggal copy saja nanti di eviews

Unknown said...

mas ferdian saya mau nanya saya kan analisis skripsi saya nah saya itu analisis kinerja keuangan sama saham sektor real estate dan property tapi data saya tahunya ada yangg ga sesuai setiap perusahaan perusahaan a 2008 sampai 2014 perusahaan c 2010 sampai 2014 masalahnya data saya taunnya ga berurutan dari perusahaan a ke x ada data yang 5 tahun ada yang 7 tahun

Ferdian Fadly said...

@hana...itu termasuk unbalaced panel

Unknown said...

mas pada data yang saya olah muncul kotak dialog 'y is not defined'. itu kenapa ya? dan apa solusinya menurut mas? pada data saya Y merupakan variabel dummy, sedangkan X nya terdiri dari variabel dummy dan non dummy. mohon sarannya ya mas. trimakasih

Ferdian Fadly said...

untuk regresi logistik menggunakan data panel,,,eviews belum bisa...gunakan stata atau R saja

Unknown said...

Semoga Alloh melimpahkan keberkahan keberkahannya kepada anda mas ferdi, banyak sekali ilmu yg dibagikan, sangat bermanfaat untuk banyak orang, barakalloh...

Ferdian Fadly said...

@hepy : terimakasih mbak hepy...barakallah....segala yang kita miliki hanya titipan-NYA...termasuk ilmu...sudah seyogyanya kita membagikannya juga untuk orang lain...semoga Allah me ridhoi hal tersebut dan menambahkan nikmatnya untuk kita semua

Unknown said...

Selamat malam mas fredian.
Saya ingin bertanya. Dri hasil eviews model regresi yg terpilih adalah FEM untuk mengestimasi data saya. Saya masih bingung peran variabel dummy nya dmn ya? Soalny variabel independen saya kuantitatif semua. Sebelumnya terima kasih

Ferdian Fadly said...

@yessi hasri : dummy nya dimana?...itulah yang bisa memunculkan efek individunya...atau biasa disebut cross section efect ataupun period effect....kalau di tulisan ini di langkah 10... _1--C sampai _30--C

Unknown said...

mas mau tanya kalo pas olah data ada tullisannya insufficient number of observation itu maksudnya apa ya?
terima kasih sebelumnya

Ferdian Fadly said...

@unknown...coba kurangi variabel bebasnya...berapa cross sectionnya? berapa variabel bebasnya?

Unknown said...

Jika Cross Section saya gunakan fix effect dan period juga saya gunakan fix period, apa konskuensinya mas ferdy? Memang dari hasil estimasi, yang sebelumnya periode menggunakan common, hasilnya tidak signifikan.

Ferdian Fadly said...

@John Viter: itu sungguh hak prerogatif penelitinya.....selama dirasa cocok dengan modelnya...namanya two ways effect panel regression...

Unknown said...

Anda memiliki masalah dalam penelitian, skripsi, tesis, dan disertasi anda?? Kami solusinya..
Kami menyediakan jasa konsultasi olah data statistik
Permasalahan anda akan ditangani dengan cepat oleh para profesional yang kompeten di bidang statistik dan ekonometri.
Software statistik yang biasa digunakan diantaranya
1. SPSS, 2. Stata, 3. E-views, 4. Lisrel, 5. Smart-PLS, 6. Program-R, dsb.

Tunggu apalagi.. Hubungi Kami..
Alkhwrizmi Consultan : 0812 7578 4200
Email : alkhwrizmi@gmail.com
http://alkhwrizmi.blogspot.co.id/

STAIRWAY GENERATION said...
This comment has been removed by the author.
STAIRWAY GENERATION said...
This comment has been removed by the author.
STAIRWAY GENERATION said...

Selamat malam mas ferdi ...
Saya sudah membaca mengenai analisis regresi logistik dgan spss yang mas ferdi buat dan itu sangat membantu.

Tp, saya mau menanya kalau melakukan analisis data regresi logistik menggunakan eviews itu mencari nilai kelayakan model regresi, menilai keseluruhan model, menilai nagel karke (R2) itu bagaimana??

Saya menggunakan 12 sampel perusahaan dan 48 observasi dengan:
1 variabel dependen (dummy)
3 variabel independen (berskala rasio) dan 2 berskala nominal (dummy) ?

Mas, tolong pencerahaannya krn rencanaya saya mau sidang bulan sepuluh ini..

Terima kasih

Ferdian Fadly said...

@stairway generation: caranya relatif sama dengan video saya terkait eviews....

Unknown said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Unknown said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Unknown said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Unknown said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Unknown said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Unknown said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Unknown said...

Pak saya mau tanya, saya kan sudah mengikuti tahap yang sudah bapak jelaskan sebelumnya. pada saat masuk ke tahap di pool estimate terus klik ok hasilnya tidak keluar output tapi yang keluar "insufficient number of observation" itu kenapa ya pak?
Terimakasih

Unknown said...

Video Uji Reliabilitas Cronbach Alpha Menggunakan EVIEWS
www.youtube.com/watch?v=YiMBKcvzkE4
WHATSAPP 085227746673
Analisis Dengan EVIEWS, LISREL, SPSS, AMOS, DLL

Unknown said...

Video Uji Reliabilitas Cronbach Alpha Menggunakan EVIEWS
www.youtube.com/watch?v=YiMBKcvzkE4
WHATSAPP 085227746673
Analisis Dengan EVIEWS, LISREL, SPSS, AMOS, DLL

Unknown said...

Salam kenal mas ferdi. Saya mau konsul ttg skripsi sy dgn data panel unbalance. Pmilihan model jatuh pd fixed, dan utk pngujian asumsi klasiknya kena hetero. Dan saya sdh atasi dgn GLS. Jd bagaimana cara interpretasinya? Dan utk hasil regresi yg akan dibikin model persamaan diliat yg mana mas? Apakah hasil regresi awalnya atau hasil estimate yg pake gls td ? Mohon penjelasannya mas terimakasih

Ferdian Fadly said...

Yang sudah pakai GS tentunya...dan untuk interpretasinya saya cukup menjelaskan dengan arahnya saja

Hilman Ambrias said...

Selamat malam mas Ferdi, saya sedang menyusun skripsi dan masih awam terhadap aplikasi eviews karena untuk kali pertama memakai aplikasi ini. Populasi yang saya gunakan dalam penelitian adalah perusahaan manufaktur tahun 2012-2015

Di model regresi saya tertulis :
EM = CSRI + DIVOR + DIVGEO + KB + LnSIZE + LEV

dimana LnREM adalah variabel dependen; CSRI, DIVOR, DIVGEO (dummy), KB (dummy) adalah variabel independen dan lainnya variabel kontrol. Jadi yang saya mau tanyakan:
1. Apakah data saya termasuk cros section?
2. Bagaimana dengan variabel kontrol nya? Apakah dalam penginputan nanti juga sama dianggap seperti variabel independen ?
3. Untuk penggunaan dua variabel dummy nya gimana ya mas, apakah bisa ? Dan apakah dalam penginputannya langsung saya masukkan kode 1 dan 0 ?
4. apakah saya harus menggunakan metode fixed effect untuk penelitian ini?
Mohon bantuannya mas. Terima Kasih banyak

Ferdian Fadly said...

1. BEBERAPA Perusahaan yang diamati selama BEBERAPA Periode mencirikan data ini data panel
2. ya
3. ya dimasukkan langsung 1 dan nol saja...kalau lebih dari 2 kategori juga berarti buat dua atau lebih variabel ya
4. ditentukan atas dasar model dan pertimbangan yang dilakukan selama menyusun model

Unknown said...

Mas ferdian saya ingin tanya. Saya sdg mengolah data untuk tesis tapi data saya tidam kunjung normal. Sudah coba berbagai cara dengan macam transgormasi data tapi masih tidak normal. Saya bingung karena masih belum lolos uji asumsi klasik. Trimakasih mas ferdian.

Ferdian Fadly said...

@gista,,,boleh saya lihat datanya

Unknown said...

Assalamualaikum.
Maaf sebelumnya Pak, saya ingin bertanya. Saya melakukan penelitian terhadap data cross section sebanyak 24 dengan rentang waktu 2011-2015 serta 5 variabel bebas. Saya ingin menentukan model regresi data panel yang cocok untuk penelitian saya dengan menggunakan EVIEWS. Tapi ketika saya mengestimasi data saya pada program tersebut, ada kesalahan EVIEWS menyatakan "insufficient number of observation". Yg ingin saya tanyakan Pak, Bagaimana solusi untu masalah tersebut? apakah analisis regresi panel memiliki keterbatasan untuk spesifikasi variabelnya?

Unknown said...

Assalamualaikum.
Maaf sebelumnya Pak, saya ingin bertanya. Saya melakukan penelitian terhadap data cross section sebanyak 24 dengan rentang waktu 2011-2015 serta 5 variabel bebas. Saya ingin menentukan model regresi data panel yang cocok untuk penelitian saya dengan menggunakan EVIEWS. Tapi ketika saya mengestimasi data saya pada program tersebut, ada kesalahan EVIEWS menyatakan "insufficient number of observation". Yg ingin saya tanyakan Pak, Bagaimana solusi untu masalah tersebut? apakah analisis regresi panel memiliki keterbatasan untuk spesifikasi variabelnya?

Ferdian Fadly said...

@ismi : sudah saya balas via email

Unknown said...

Boleh minta email nya mas? Oia saya itu kesulitan dalam data variabelnya. Tadinya observasi saya 35. Cross section 7 untuk 5 thn. Data nya tidak normal. Saya konsultasi dng pembimbing mnharankan tambahkan lg tahun dan cross section, katanya kalo ada data yg kosong biarkan saja. Saja coba analisis lg untuk 8 cross section untuk 6 tahun. 48 datanya, tapi ada tahun yg kosong jadi observasinya 43. Saya regresi lg, masih tidak normal. Ini blm saya transformasi data nya, seteklah di transformasipun data saya masih ga normal.untuk pemilihan model, tidak lolos uji chow dan uji hausman. Jd none effect spertinya. Tetapi klo sperti itu bukan data panel kah??smaa saja seperti regresi biasa? Baiknya katanya fixed effect.

Ferdian Fadly said...

@azizah: ya ga masalah...fixed effect menggunakan Least Square Dummy Variable itu maksudnya adalah Metode estimasi yang digunakan untuk menduga koefisien heterogenitas dari si individu ataupun periodnya yang bersifat tetap (fixed)...jadi sadar apa ga sadar ketika kamu pakai fixed, ya kamu itu sudah pakai dummy mau itu dipasang untuk cross section (untuk membedakan perusahaan, kabupaten/provinsi) nya apa periodnya...

Unknown said...

Selamat pagi pak sara regina. Saya sedang membuat skripsi tentang determinan pendalaman keuangan perbandingan pulau jawa dan pulau sumatera. Saya menggunakan variabel dummy untuk membedakan provinsi di pulau jawa dan pulau sumatera. Saat saya regresi menggunakan FEM muncul near singular matrix. Itu artinya saya tidak bisa menggunakan FEM ya pak? Jadi saya hanya perlu menggunakan uji lm saja untuk mengetahui model common atau REM ya pak? Terimaksih pak

Ferdian Fadly said...

@regina Uli : si dummy jawa sumatera tadi akan saling menghilangkan dengan efek individu si fixed effect provinsi nya......sebaiknya pilih salah satu ya...atau gak....dummy jawa..tetapi di cross section effect nya pasang random..jadi ga saling menghilangkan dia

Unknown said...

Selamat pagi Pak,saya Eka sedang membuat skripsi dgn menggunakan data panel. Dengan cross section sebanyak 23 dan periode selama 5 tahun, ada 6 variabel bebas yang diteliti. Ketika saya mencoba untuk mengestimasi data, program eviiews menyatakan "insufficient number of observation". Saya ingin menanyakan, bagaimana solusinya jika terjadi permasalahan seperti itu? Dan apakah ada syarat-syarat tertentu untuk menggunakan data panel?

Ferdian Fadly said...

@eka : harusnya sih bisa...boleh saya lihat datanya

Hilman Ambrias said...

Assalamu’alaikum mas ferdi..
Saya ada sdikit kebingungan saat menguji model/pendekatan data panel yg baik utk penelitian saya ini, di mana saat saya melakukan uji chow = fix effect; uji hausman = random effect; dan uji LM = common effect.
Jika sdah sperti itu bgmna yah pak solusinya, krena saya jdi bingung model mana yg tepat untuk digunakan. Walaupun coba di ulang ulang dngan teliti lagi hasil tetap sama
Mohon bantuannya mas ferdi, terima kasih

Ferdian Fadly said...

@hilman : boleh saya lihat datanya?

Unknown said...

Assalamualaikum mas Ferdian, saya ingin bertanya. Penelitian saya ada 1 variabel dummy. Dan untuk pemilihan estimasi terpilihlah Common Effect . Mohon penecerahannya mas. Apakah dengan bisa menggunakan estimasi common effect apabila disalah satu varibelnya dummy ?

Ferdian Fadly said...

@nofi : sah sah saja

Unknown said...

Bisa dicek di blog saya untuk cara mudah input data panel pada eviews.
Semoga dapat membantu ya. Kunjungi link berikut: https://faizalbanapon.wordpress.com/2017/09/13/cara-mudah-input-data-panel-pada-eviews/
Terimakasih..

Anonymous said...

hallo mas ferdi, mas saya mendapat kesulitan untuk uji hausman. saya sudah mengirim email ke mas ferdi. mohon bantuannya mas. terimakasih

Ajeng said...

Assalamualaikum mas ferdy,
kalau pada impor data muncul "insufficient number observation" artinya apa? saya pakai data time series 9 tahun dengan cross section 5 kota, apa bisa menghambat pada impor data?

Ferdian Fadly said...

@ajeng..boleh saya lihat datanya

Unknown said...

Assalamualaikum mas ferdy,
kalau pada impor data muncul "insufficient number observation" artinya apa? saya pakai data time series 5 tahun dengan cross section 15 perusahaan, apa bisa menghambat pada impor data?

Ferdian Fadly said...

@karina : sudah benar cara import nya??? harusnya tidak ada masalah...boleh saya lihat datanya?

Anonymous said...

assalamualaikum mas,mohon pencerahannya mas.data saya cs nya 28,ts 3thn, variabel independennya 4,salah satunya dummy. pas di fem keluar near singular matrix.tp common dan random bs mas.setelah saya keluarkan variabel dummy fem bisa jalan.itu artinya apa ya mas.thanks

Ferdian Fadly said...

Artinya dummy kamu berkorelasi deengan dummy si fixed effectnya...bisa saja dummy nya sebenarnya membedakan cross sectionnya lagi...misalnya...data kamu tentang provinsi...dummy nya pulau...yang manna ya menceritakan hal yang tidak jauh berbeda...sehingga pengaruhnya saling menghilangkan...solusinya gunakwn salah satu saja...

Unknown said...

Sore kak
Sy mau tanya
Pada tabel estimasi fixed effect itu yg kolom variabel, setelah tulisan cross section yang ada bnyk c itu....bagaimana cara membacanya ya? (Interpretasi)
Trimakasih

Ferdian Fadly said...

@latifa : sebeanrnya baca nya seperti di intercept regresi biasa,,,,,sayangnya itu akan terjadi ketika variabel X bernilai nol....dimana secara realistis hal itu tidak mungkin terjadi, sehingga sering diabaikan...tetapi kalau mau coba baca juga...boleh saya lihat datanya?

Unknown said...

mas ferdian, saya gunakan model regresi data panel di eviews 9. formulanya dv c iva ivb(1) ivc(1). iva = independen variabel dengan data dummy 1 untuk sebelum 0 untuk sesudah. ketika saya klik ok muncul error "Near singular matrix". Saya baca2 ini karena data pada variabel konstan. Nah saya kan memang gunakan data dummy periode 2012-2015 1 karena kondisi pra, dan 2016 0 kondisi pasca. Solusi errornya bagaimana ya mas? anehnya kalau saya tidak gunakan lag, tidak muncul error tsb

Ferdian Fadly said...

@novan : boleh saya lihat datanya?

Unknown said...

boleh mas, sudah saya kirim ke gmail. Mohon petunjuknya mas. Terima kasih.

Unknown said...

mas ferdian, data saya setelah diuji chow hausman lagrangian ternyata terbaiknya gunakan random effect method. Tapi hasil adj r squarenya kecil sekali (18%). Sebenernya bisa ga saya tetep pakai fixed effect saja? kalau fixed effect adj r square 85%. Kalau bisa apakah ada kondisi tertentu yg memperbolehkan?

Ferdian Fadly said...

@novan : itu hak prerogatif penelitinya...sila baca buku baltagi

Unknown said...

Mas saya mau nanya ketika kita autokorelasinya dibawah 0.05 kan itu artinya terjadi autokorelasi nah saya coba buat menghilangkan autokorelasi dengan mengikuti google dan berhasil menjadi negatif namun kan uji normalktasnya jadi berubah gak normal dan sebagainya terus itu kita mesti gimana ya mas. Makasih

Unknown said...

Mbak maaf boleh nanyak. Jika unbalaced masukkan ke eviews gimana? Mohon solusinya ya mbak

Unknown said...

Maaf mas. Mau nanyak. Jika unbalaced panel gmna msukkn ke eviews? Apakah sma balaced ke eview? Mohon infonya

Unknown said...

Selamat pagi mas Ferdi,
saya sedang mengerjakan skripsi, data saya cross section sampel 39 menggnakan eviews. ktk hendak saya uji heteroskedastisitas mncl tulisan insufficient number of observation. yang harus saya lakukan bgmana ya. terimakasih

Ari said...

Mas saya mau nanya...disitu kan utk mregresi data panel ada yang pake pooled least square (ada tanda tanya dan input manual) dan panel least square (gk ad tanda tanya dan langsung enter tanpa input manual)...nah bedanya tu apa makna sbnarx.. Trus trang saya kurang paham dgn ini.

Ferdian Fadly said...

Devi Trinanda said...
Mas saya mau nanya ketika kita autokorelasinya dibawah 0.05 kan itu artinya terjadi autokorelasi nah saya coba buat menghilangkan autokorelasi dengan mengikuti google dan berhasil menjadi negatif namun kan uji normalktasnya jadi berubah gak normal dan sebagainya terus itu kita mesti gimana ya mas. Makasih
### menghilangkannya cukup menggunakan cross section weight yang tepat atau menggunakan panel dinamis,,,,atau series nya diperpendek...atau....intinya ini data panel..bukan data cross section jadi treatmentnya bisa jadi beda..

June 1, 2018 at 9:42 AM
anthony damanik said...
Mbak maaf boleh nanyak. Jika unbalaced masukkan ke eviews gimana? Mohon solusinya ya mbak
### sama seperti balanced panel...tetapi definisikan yang ga ada datanya dengan NA

September 3, 2018 at 7:54 PM
hasti anggorowati said...
Selamat pagi mas Ferdi,
saya sedang mengerjakan skripsi, data saya cross section sampel 39 menggnakan eviews. ktk hendak saya uji heteroskedastisitas mncl tulisan insufficient number of observation. yang harus saya lakukan bgmana ya. terimakasih
#### dimananya ya???

yasir Muhammad said...
Mas saya mau nanya...disitu kan utk mregresi data panel ada yang pake pooled least square (ada tanda tanya dan input manual) dan panel least square (gk ad tanda tanya dan langsung enter tanpa input manual)...nah bedanya tu apa makna sbnarx.. Trus trang saya kurang paham dgn ini.

### itu hanya perbedaan data yang dimasukkan...stacked data...atau unstacked data..

Unknown said...

Assalam pak,
Saya mau tanya pas saya mau milih fixed sebelum uji chow, ada pemberitahuan near singular matrix, bagaimana solusinya terima kasih, wassalam.

Unknown said...

Pagi pak..sekiranya bapak ingin membantu saya pak..smoga jaln bpak selalu d permudahkan..pak ketika saya memasukan data terdapat tulisan alpha series in specification - Y @expand can convert to categorical dummies? Iu kira2 menurut bapak jalan keluar nya bagaimana ya pak? Terimakasih

Unknown said...

Kak, saya udah input data, tapi ketika masuk untuk mencari model estimasi nya, hasil FEM nya gak bisa keluar kak. Jadi saya gak bisa uji chow. Kira² kesalahan dimana ya kak ?

Yuli said...

pagi mas Ferdi..
Mohon bantuannya saya sedang menegerjakan tugas akhir saya menggunakan eviews 8 namun yang jadi kendala adalah ketika mau test multikolinearitas menggunakan VIF keluar teks "NEAR SINGULAR MATRIX ERROR. REGRESSORS MAY BE PERFECTLY COLLINEAR" itu kenapa ya mas? Mohon pencerahannnya.

Ferdian Fadly said...

@unknown : eliminasi variabel yang tidak dibutuhkan...minimalisir penggunaan variabel dummy

@shofura...saya belum terbayang itu dibagian mana..tetapi sepertinya itu string ya...tetapi namanya sama sama ya...baiknya dikode jadi 1 0 saja...

@unknown : entri ulang..pastikan data yang diinput benar

@yuli : eliminasi variabel yang tidak dibutuhkan...minimalisir penggunaan variabel dummy...itu namanya perfect multicollinearity

Unknown said...

Kak saya mau bertanya saya mengunakan eviews Dan ketika mengerjakan fixed effect ga bisa muncul "near singular matrix" itu gimana ya kak. Hanya di fixed effect saja erornya ..

Ferdian Fadly said...

@unknown : Pakai dummy yang begitu mirip mewakili individu nya gak?

iis indah lestari said...

Assalamualaikum Warahmatullah mas ferdi, penelitian saya menggunakan data panel, variabel x saya ada 6 x1=ukuran perusahaan, x2=jenis perusahaan, x3=reasuransi, x4=hasil investasi, x5=Qardh x6=bopo dan Y=solvabilitas dana tabarru'..untuk x2 merupakan vaiabel dummy, ketika saya melakukan uji fem muncul peringatan "Near Singular Matrix", saya sudah baca baca komentar sebelumnya muncul peringatan itu karena ada dummy, bisakah saya tetap cantumkan x2(dummy) saya dan bagaimana supaya tidak muncul peringatan "Near singular matrix" atau sebaiknya apa yang harus saya lakukan..Terimakasih sebelumnya mas Ferdi

Ferdian Fadly said...

@iis...iya jenis perusahaan itu seperti mewakili individual effect dalam bentuk fixed...kalau mau tetap pakai dummy itu...pakainya random effect aja....kalau ga, dicoba aja fixed effect tapi pasangnya di periodnya..

Nanda said...

Saya mau bertanya didalam blog kak ferdian langkah yang pertama yang dilakukan adalah memilih dalam workfile stucture type dimana data kita jenis nya time series, cross section atau panel. Disini saya juga menggunakan pool. Yang saya tanyakan
1. Kenapa dalam tulisan bloger workfile structure type nya regular frequency sedangkan data yang kak ferdian jelaskan adalah panel.
2. Apa bedanya data panel dengan pool dan series?

Mohon penjelasannya

chendy said...

salam mas ferdian fadly, saya mau tanya

saya sudah melakukan pengujian mnggunakan eviews8, tetapi ketika uji asumsi heteroskedastisitas (mnggunakan equation resabs) muncul kotak dialog "near singular matrix" ya mas.
ini gimana ya mas?:(
terimakasih sebelumnya

Unknown said...

mas mau tanya dong kalau diuji normalitas estimate nya kita pakai log baru normal, trs pakai hetero estimatenya tidak pakai log baru lolos, kaya gitu bisa gak?
satu lagi mas misalnya diuji asumsi klasik kita udh lolos semua pas pemilihan model di fixed modelnya ada bacaan "near singular matrix" trus kebetulan variabel x4 saya dummy, gimana cara ngatasinnya ya mas? trimksh mas..

Ferdian Fadly said...

@nanda : coba lihat youtube saya ya...alternatif data panel...semoga menjawab..

@chendy : ketika running modelnya ga masalah? koq malah waktu heteroskedastisitasnya bermasalah.....harusnya matriks X'X inverse nya bakal sama dengan sebelumnya...cuma gantikan y nya dengan eroor yang diabsolutkan atau dikuadratkan kan saja..

Ferdian Fadly said...

@unknown : X4 dummy nya jangan sama menceritakan individunya....dia bakal saling menghilangkan...

Adinda Cahaya Putri said...

Mas mau nanya, saya ngolah data panel dengan variabel bebas 4 dan cross section 6, apakah bisa? Soalnya pas mau estimate katanya insufficient of observation, mohon sulusinya mas..

Ferdian Fadly said...

@adinda : berapa tahun?

Unknown said...

Assalamualaikum.
Maaf sebelumnya Pak, saya ingin bertanya. Saya melakukan penelitian terhadap data cross section sebanyak 60 dengan rentang waktu 2011-2016 serta 3 variabel bebas. Saya ingin menentukan model regresi data panel yang cocok untuk penelitian saya dengan menggunakan EVIEWS. Tapi ketika saya mengestimasi data saya pada program tersebut, ada kesalahan EVIEWS menyatakan "insufficient number of observation". Yg ingin saya tanyakan Pak, Bagaimana solusi untu masalah tersebut? apakah analisis regresi panel memiliki keterbatasan untuk spesifikasi variabelnya?

Ferdian Fadly said...

Waalaikumsalam....belum kebayang...boleh saya lihat datanya....tetapi penelitiannya dari 2011-2016...apa itu tidak terlalu out of date mr unknown?

Unknown said...

Assalamualaikum.
Maaf sebelumnya Pak, saya ingin bertanya. Saya melakukan penelitian terhadap data cross section sebanyak 60 perusahaan dengan rentang waktu 2015-2018 dengan 1 variabel terikat serta 4 variabel bebas (salah satunya veriabel dummy). Saya ingin menentukan model regresi data panel yang cocok untuk penelitian saya dengan menggunakan EVIEWS 9. Tapi ketika saya mengestimasi data saya pada program tersebut, ada kesalahan EVIEWS menyatakan "insufficient number of observation". Yg ingin saya tanyakan Pak, Bagaimana solusi untuk masalah tersebut? apakah analisis regresi panel memiliki keterbatasan untuk spesifikasi variabelnya?

Ferdian Fadly said...

dummy nya itu kira kira makna nya sama gak mewakili sifat cross sectionnya gak? kalau sama....baiknya dipilih saja...mau pakai dummy atau fixed...karena hakikatnya fixed itu pakai LSDV (least squares dummy variables)

UP Buket Pamulang said...

halo bang.. mau tanya,
saya pakai eviews 9 ni, kasusnya saat pool estimate muncul 'Insufficient number of observations' mulu, apakah penjelasan abang diatas cuma berlaku untuk fixed sama random aja ya bang? soalnya saya coba untuk common malah munculnya tulisan itu mulu bang.

mohon pencerahannya ya bang.. terimakasih

Ferdian Fadly said...

berapa variabel bebas nya ? berapa jumlah cross section nya..

UP Buket Pamulang said...

dear bang @ferdian fadly
variabel dependen saya cuma 1
variabel independen saya 3
variabel Z saya 1

Ferdian Fadly said...

jumlah individu nya berapa?

Ade said...

Assalammu'alaikum.
Terimakasih atas ilmunya yang sangat bermanfaat pak.
Sebelumnya saya izin bertanya pak, apakah penentuan model hanya berlaku untuk data panel ya pak? Jika untuk real time series maupun cross section apakah berlaku juga pak?
Terimakasih pak

Ferdian Fadly said...

@ADE : kalau untuk milih fixed common random memang spesifik di data panel saja...tapi itu bukan berarti data lain tidak ada pemilihan model....data dengan jenis cross section dan time series pun perlu dipilih model terbaiknya....terbaik dalam hal menjelaskan substansi penelitian maupun terbaik dalam hal kriteria statistiknya...kalau di time series bahkan kita harus tentukan dulu kadang lag data yang dipilih berapa...dan sebagainya....setiap jenis data membawa konsekuensi pengolahan yang berbeda pula...dan yang paling penting harus dipegang adalah...tidak ada model yang 100 persen benar...seperti perkataan George Box...
All models are wrong, but some are useful...

Octa said...

Mas ferdi ingin nanyaa. Skripsi juga pake data panel. Pas coba olah data dimulai dari common hasil olah data saya banyak yg ga signifikan hasilnya nilai probabilitas nya diatas 0,005 ssmua dan saya gabisa milih antara common atau fixed. Kira2 itu saya salah dimana ya? Kalo salah di data, data yg seperti apa yang harus saya masukan padahal udh saya itung ulang dari awal. Apakah koma dibelakang angka yg sama mempengaruhi?

Ferdian Fadly said...

@octa : saya belum bisa mendeteksi lebih lanjut...boleh mungkin saya lihat datanya dulu.....tapi yang saat ini bisa saya sampaikan adalah...periksa kembali teori yang ada...penelitian orang lain...apakah pakai variabel yang sama? apakah hubungan variabelnya adalah x-> y atau...logx-> y atau apa....itu dilihat kembali penelitian orang lainnya...sembari pelajari juga pola hubungan data kita

«Oldest ‹Older   201 – 299 of 299   Newer› Newest»

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons